Beras coklat masih terdengar kurang familiar di kalangan masyarakat awam, seringkali beras merah dan beras merah dianggap serupa. Kedua beras tersebut memang memiliki kandungan gizi yang hampir sama termasuk proses pemanenannya. Beras coklat adalah beras gandum utuh yang telah dihilangkan kulit luarnya atau biasa disebut dengan sekam. Beras coklat mengandung serat, vitamin B, kalsium, seng, besi, mangan, selenium, magnesium, dan nutrisi lainnya, jika dibandingkan dengan beras putih, beras coklat memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Kandungan Gizi Beras Coklat

Berikut ini adalah hasil uji lab informasi nilai gizi yang terdapat pada beras coklat yang diproduksi oleh Sirtanio.id ,

Beras coklat memiliki warna kecoklatan dengan tekstur yang lebih keras saat sudah dimasak dan dikonsumsi sebagai nasi. Dalam 50 gram beras coklat yang diproduksi oleh Sirtanio.id mengandung 175 kalori, 3 gram lemak, 6 gram protein, dan 31 gram karbohidrat serta banyak vitamin lainnya. Sama halnya dengan beras merah, beras coklat juga dikonsumsi untuk mereka yang sedang dalam program diet. Selain untuk diet juga banyak lagi manfaat beras coklat yang mungkin belum kalian tahu. Berikut ini adalah keunggulan dan manfaat beras coklat bagi kesehatan :

 

  1. Membantu menurunkan berat badan

Di dalam kandungan nutrisi beras coklat, memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat dapat mengurangi nafsu makan dan memberikan sensasi kenyang. Bagi masyarakat yang sedang dalam program diet, sangat cocok apabila mengkonsumsi beras coklat, karena seperti yang disebutkan tadi beras ini mampu mencegah kita mengonsumsi lebih banyak kalori. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memakan beras merah selama 5 hari memiliki kadar gula darah dan insulin yang jauh lebih rendah daripada mereka yang mengkonsumsi beras putih dalam jumlah yang sama

  1. Baik untuk Kesehatan jantung

Beras coklat kaya akan lignan dan magnesium. Lignan merupakan molekul yang memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Konsumsi makanan yang mengandung lignan dapat menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Hal ini telah dibuktikan dengan dilakukannya uji terhadap lebih dari 200 ribu orang yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditemukan fakta bahwa partisipan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lignan sehingga lebih kecil untuk menderita penyakit jantung. Selain itu juga terdapat magnesium. Magnesium telah terbukti dapat mengatasi gangguan atau kelainan ritme jantung.

  1. Baik untuk penderita diabetes

Beras coklat memiliki indeks glikemik yang rendah, oleh karena itu sangat baik untuk penderita diabetes. Ini dapat membantu mengurangi peningkatan insulin, yang sangat bermanfaat dalam mengendalikan kadar gula darah. Selain itu, beras coklat adalah karbohidrat kompleks yang dapat membantu mengurangi tingkat penyerapan gula ke dalam tubuh. Ini juga sangat membantu dalam mengendalikan diabetes.

 

  1. Mencegah penyakit Alzheimer

Beras coklat kaya akan asam gamma-aminobutyric yang membantu mencegah berbagai jenis penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer. Selain itu dapat membantu dengan menghambat enzim berbahaya yang dikenal sebagai protylendopetidase. Enzim ini secara langsung terkait dengan penyakit Alzheimer.

  1. Menurunkan stres pada wanita menyusui

Banyak orang yang tidak tahu bahwa wanita yang sedang dalam tahap menyusui rentan terserang stres, stres cenderung menyebabkan produksi ASI berkurang. Sangat penting bagi wanita untuk tetap merasa rileks pada situasi ini. Beras coklat mampu rasa lelah, depresi, dan perubahan suasana hati pada wanita yang sedang menyusui. Beras coklat juga dapat meningkatkan kekebalan Anda terhadap infeksi dan penyakit selama periode ini.

  1. Baik untuk pencernaan

Beras coklat kaya akan serat yang membantu mengecilkan tinja. Selain itu, beras coklat mengandung lapisan dedak ekstra di permukaannya, yang mencegah penyerapan asam yang berlebihan. Akibatnya, retensi tekstur selama pencernaan jauh lebih baik. Beras coklat baik untuk sembelit dan radang usus besar.

  1. Memiliki sifat antidepresan

Beras coklat yang berkecambah memiliki banyak nutrisi penting seperti glutamin, gliserin, dan GABA. Ini adalah neurotransmitter yang menghambat pesan di otak yang berhubungan dengan depresi, kecemasan, dan stres. Neurotransmitter akan membantu menyebarkan rasa kesejahteraan dan kebahagiaan.

 

Beras coklat memang tidak sepopuler jenis beras lainnya, namun kandungan dan manfaat yang dimiliki beras coklat tidak kalah banyak. Mengonsumsi beras coklat dibarengi dengan konsumsi makanan sehat lainnya niscaya akan membuat tubuh kita semakin sehat. Sekian artikel mengenai keunggulan dan manfaat beras coklat. Semoga bermanfaat.