Gaya hidup sehat kini mulai menjadi tren bagi masyarakat khususnya Indonesia. Hal ini dapat dilihat pada pemilihan jenis beras yang digunakan sebagai makanan pokok sehari-hari. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir yakni tahun 2018-2021 berdasarkan data dari Google Trend terdapat peningkatan yang signifikan dalam pencarian beras merah maupun nasi merah. Hal ini juga didukung dengan  1,5 kali lipat pertumbuhan penelusuran terkait istilah ‘health‘ dengan ‘healthy food’ dan ‘healthy recipes‘ menjadi yang paling banyak ditelusuri.

Meskipun tidak sepopuler beras putih, beras merah dipercaya lebih sehat untuk dikonsumsi dibandingkan beras putih, hal ini dikatakan bukan tanpa alasan melainkan kandungan nutrisi yang terdapat dalam beras merah cenderung lebih tinggi seperti kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan. Selain kandungan nutrisi yang tinggi beras merah juga cenderung memiliki kalori lebih kecil jika dibandingkan dengan beras putih.

Kandungan Gizi Beras Merah

Berikut ini adalah hasil uji lab informasi nilai gizi yang terdapat pada beras merah yang diproduksi oleh Sirtanio Organik Indonesia : 

Beras merah berasal dari tanaman yang sama dengan beras putih yaitu padi (Oryza sativa). Beras merah mengandung antosianin yang tinggi atau pigmen antioksidan, sehingga menghasilkan warna merah pada beras. Beras merah juga merupakan sumber protein, mengandung jumlah serat yang baik, serta mengandung fenol dan flavonoid, yaitu dua jenis antioksidan yang membantu mengurangi kerusakan sel dan mengurangi risiko penuaan dini.Tidak seperti beras putih yang telah dihilangkan bagian sekam dan germ-nya, beras merah tetap diproduksi dalam bentuk biji utuh (whole-grain). Sehingga nutrisi yang terdapat dalam beras merah tidak berkurang. Hal tersebut yang menyebabkan mengapa kandungan nutrisi pada beras merah cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras putih. Berikut ini adalah manfaat yang akan didapatkan apabila mengkonsumsi beras merah :

  1. Baik untuk bantu menurunkan berat badan

Sudah tidak asing lagi apabila kita mendengar bahwa beras merah cocok mereka yang sedang memulai program diet. Serat yang terdapat dalam beras merah jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras putih. Dalam 50 gram beras merah terdapat 6,98 serat sedangkan hanya 2,52 kandungan serat dalam beras putih. Kandungan serat yang banyak ini mampu membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Hal inilah yang menyebabkan beras merah cocok untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan.

  1. Baik untuk penderita diabetes

Kandungan karbohidrat pada beras merah cukup rendah, konsumsi beras merah memiliki dampak yang kecil terhadap gula darah dan kadar insulin. Oleh karena itu konsumsi beras merah disarankan bagi penderita diabetes sebagai pengganti beras putih. Selain itu mengkonsumsi beras merah tidak akan membuat gula darah meningkat karena beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah. Asosiasi Diabetes Amerika juga merekomendasikan penderita diabetes untuk memilih beras merah padat nutrisi daripada nasi putih. Beras merah dapat memenuhi kebutuhan vitamin esensial, serat, dan mineral. Selain itu dalam penelitian yang dilakukan oleh ahli diet dari San Fransisco menyebutkan bahwa asupan beras merah yang lebih tinggi yaitu dua porsi atau lebih dalam seminggu dibandingkan kurang dari satu porsi per bulan, ternyata berkaitan dengan 11 % penurunan risiko diabetes tipe 2.

  1. Mampu menurunkan kolesterol

Ketika seseorang didiagnosa menderita kolesterol tinggi, dokter biasanya menyarankan pasien untuk untuk memperbaiki pola makan dan memperbanyak olahraga. Salah satu makanan yang dapat dipertimbangkan untuk menurunkan kolesterol adalah beras merah. Beras merah merupakan makanan yang bergizi tinggi. Federasi Beras AS mencatat bahwa beras merah tidak mengandung lemak trans atau kolesterol. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health (HSPH) serat dalam beras merah membantu menurunkan kolesterol.

  1. Mencegah penyakit jantung dan stroke

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka kejadian penyakit jantung semakin meningkat dari tahun ke tahun , di Indonesia, 15 dari 1.000 orang Indonesia menderita penyakit jantung. Hal ini tidak bisa dianggap remeh, kita tentunya harus bisa menjaga tubuh tetap sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi beras merah. Banyak nutrisi dalam beras merah yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Beras merah mengandung magnesium tingkat tinggi, kandungan ini mampu membuat kita dijauhkan dari penyakit jantung dan stroke.

  1. Mengurangi risiko kanker

Kanker adalah penyakit yang cukup mematikan, penyakit ini dapat terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali sehingga dapat merusak jaringan tubuh. Beras merah mengandung zat antosianin yang memiliki banyak kandungan antioksidan seperti asam fenolat dan flavonoid. Antioksidan merupakan zat yang dapat mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas. Hal ini menjadikan beras merah bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kanker. Beras merah telah terbukti menghambat pertumbuhan tumor pada penderita kanker payudara.

  1. Mengurangi risiko asma

Asma merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Penaykit ini menyerang anak-anak hingga orang dewasa. Salah satu kandungan dalam makanan yang mampu mencegah dan mengatasi tubuh dari asma adalah mineral. Beras merah merupakan salah satu makanan yang kaya akan kandungan mineral salah satunya adalah magnesium. The International Study on Allergy and Asthma in Childhood melaporkan bahwa meningkatkan jumlah biji-bijian seperti beras merah dapat mengurangi risiko asma pada masa kanak-kanak hingga 50 persen.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Beras merah sangat membantu dalam pemeliharaan kesehatan tulang. Beras merah mengandung magnesium dan kalsium yang tinggi. Kandungan ini baik untuk menyokong struktur fisik tulang. Selain itu beras merah yang kaya magnesium mencegah demineralisasi tulang dan bermanfaat untuk kondisi medis seperti radang sendi dan osteoporosis.

  1. Mengatasi kesulitan tidur

Penyakit susah tidur atau insomnia adalah masalah yang kerap kali dirasakan oleh masyarakat dewasa. Salah satu yang menjadi faktor risiko insomnia adalah usia. Dalam beras merah terdapat kandungan triptofan yang dapat merangsang pembentukan serotonin. Serotonin ini mampu membuat seseorang lebih mudah tidur karena merupakan neurotransmitter. Triptofan dalam protein akan masuk ke dalam neuron, hal ini yang menyebabkan terjadinya perasaan mengantuk.

  1. Melancarkan peredaran darah

Beras merah diperkaya dengan zat besi. Kandungan zat besi dalam beras merah mampu membawa oksigen kedalam sel darah, sel darah ini nantinya akan mengangkut oksigen yang terdapat dalam darah secara efisien ke seluruh bagian tubuh dan melancarkan peredaran darah.

  1. Membantu mengurangi risiko depresi

Depresi adalah kondisi psikologis yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor baik faktor lingkungan maupun faktor kimia. Penelitian mengungkapkan bahwa umumnya orang yang menderita depresi memiliki kadar serotonin yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak depresi. Penelitian juga mengemukakan bahwa beras merah memiliki karbohidrat yang rendah lemak yang mampu merangsang produksi serotonin di otak. Selain itu dalam beras merah juga terdapat asam folat yang dapat menstimulasikan perkembangan fungsi sel-sel otak. Asam folat ini mampu meningkatkan suasana hati dan memberikan efek relaksasi yang dapat mengurangi efek negatif yang dialami oleh penderita depresi.

Banyak sekali manfaat yang didapatkan apabila mengkonsumsi beras merah, namun perlu diingat untuk tetap mengkonsumsi beras merah dalam porsi normal dan  tidak berlebihan. Sekian artikel mengenai keunggulan dan manfaat beras merah. Semoga bermanfaat.