SirtanioBeli sekarang

Perbandingan

Berlian: Varietas Beras Coklat yang Cuma Tumbuh di Banyuwangi

Redaksi Sirtanio4 menit baca

Semangkuk beras coklat organik di atas tikar bambu, dengan kemasan Seblang Banyuwangi di belakangnya
Isi artikel
  1. Singkatnya
  2. Berlian itu apa
  3. Beras coklat itu beras utuh
  4. Angkanya, dan di mana posisinya
  5. 8%, dan apa artinya di toko
  6. Cara masaknya
  7. Simpannya
  8. Pertanyaan yang sering muncul

Beras coklat kami nggak bisa ditanam di luar Banyuwangi. Bukan karena kami yang melarang, tapi karena varietasnya, Berlian, memang varietas lokal Banyuwangi yang sudah dipatenkan, dan nggak ditanam di daerah lain.

Itu satu-satunya beras di rak kami yang alasan belinya dimulai dari varietas, bukan dari angka. Angkanya tetap ada, dan tetap kami tulis di bawah. Tapi yang bikin beras ini beda dari beras coklat lain di pasaran ya varietasnya.

Singkatnya

  • Berlian itu varietas lokal Banyuwangi yang sudah dipatenkan, dan beras coklat kami seluruhnya dari varietas itu.
  • Beras coklat itu beras utuh: cuma sekamnya yang dilepas, lapisan luar butirnya dibiarkan, dan warna coklatnya warna asli lapisan itu.
  • Dari hasil uji lab, indeks glikemiknya 64 di skala 0–100, kategori sedang. Beras merah kami di 56.
  • Cuma 8% dari panen kami setahun. Kalau ketemu, ambil.
  • Cara masaknya sama dengan beras merah: air lebih banyak, waktu masak lebih lama, diamkan 10 menit.
  • Pilihannya buat kamu yang mau beras utuh selain beras merah.

Berlian itu apa

Berlian nama varietas padinya, bukan nama merek. Varietas lokal Banyuwangi, dan sudah dipatenkan sebagai varietas lokal daerah ini, jadi cuma bisa ditanam di sini.

Buat kamu, artinya satu hal yang nggak bisa ditiru: beras coklat dari varietas ini nggak ada versi “dari daerah lain”. Kalau kemasannya bilang beras coklat Berlian, asalnya Banyuwangi, dan beras coklat organik Sirtanio ditanam petani mitra kami di sini, tanpa pestisida kimia, lalu digiling di pabrik kami sendiri di Singojuruh.

Warna coklatnya bukan hasil penggilingan yang setengah jalan. Itu warna asli lapisan luar butir beras varietas ini, yang kelihatan begitu sekamnya dilepas.

Beras coklat itu beras utuh

Sebutir padi dibungkus sekam yang keras, dan di dalamnya ada butir beras yang masih dilapisi lapisan tipis di luarnya. Waktu digiling, sekamnya lepas dulu. Kalau penggilingan berhenti di situ, yang keluar beras utuh: lapisan luar butirnya masih ada, dan warnanya ikut lapisan itu. Kalau penggilingan diteruskan sampai lapisan itu ikut lepas, yang keluar beras putih.

Beras coklat kami berhenti di tahap pertama. Lapisan luarnya masih utuh, dan di lapisan itulah serat dan minyak alaminya tinggal, sama seperti di beras merah. Bedanya dengan beras merah ada di varietasnya dan di angkanya, dan bedanya sudah kami urai satu-satu di artikel beras coklat vs beras merah.

Angkanya, dan di mana posisinya

Dari hasil uji lab, beras coklat varietas Berlian ada di indeks glikemik 64 dari skala 0–100. Makin kecil angkanya, makin pelan karbohidratnya dicerna.

Aturan mutu beras di Indonesia membagi skala itu jadi tiga: rendah di bawah 55, sedang 56 sampai 70, tinggi di atas 71. Jadi 64 ada di kategori sedang. Beras merah kami ada di 56, di batas paling bawah kategori yang sama.

Kalau yang kamu urus memang gula darah, angka 56 itu yang lebih ramah, dan beras merah yang kami sarankan. Beras coklat pilihannya kalau kamu mau beras utuh dari varietas yang cuma tumbuh di sini, atau sudah lama makan beras merah dan mau beras utuh yang lain tanpa balik ke beras putih. Cara membaca angka itu ada di artikel indeks glikemik.

8%, dan apa artinya di toko

Dari seluruh panen kami setahun, beras merah 70% dan beras coklat 8%.

Angka itu kelihatan urusan kami, tapi kerasa waktu kamu mau beli lagi bulan depan. Beras coklat nggak selalu ada, di toko maupun di marketplace, dan kalau ada, jumlahnya sedikit. Kalau beras coklat memang yang kamu mau, ambil begitu ketemu.

Cara masaknya

Sama persis dengan beras merah, karena lapisan luar butirnya sama-sama utuh dan sama-sama lebih lama menyerap air daripada beras putih.

  1. Bilas dua kali dengan tangan terbuka, jangan dikucek.
  2. Tambahkan air sekitar seperempat lebih banyak daripada takaran air yang biasa kamu pakai buat masak beras putih.
  3. Masak seperti biasa, tanpa tombol khusus.
  4. Diamkan 10 menit setelah rice cooker pindah ke warm, baru diaduk.

Kalau hasilnya masih keras, penyebabnya hampir selalu air yang kurang banyak atau waktu masak yang kurang lama, dan cara memperbaikinya ada di artikel kenapa beras merah sering keras. Kalau seisi rumah belum terbiasa, campur dulu dengan beras putih, dan takarannya ada di artikel mencampur beras merah dengan beras putih. Cara yang sama berlaku buat beras coklat.

Simpannya

Lapisan luar butir berasnya yang masih utuh itu berminyak, dan minyak itu yang bikin aromanya berubah kalau kelamaan kena udara. Beras coklat kami dikemas vakum satu kilogram, jadi berasnya baru kena udara waktu kamu buka. Habis dibuka, pindahkan ke wadah tertutup rapat, jauh dari kompor. Cara simpannya lengkap ada di artikel cara menyimpan beras.

Pertanyaan yang sering muncul

Beras coklat sama dengan beras merah?

Bukan. Dua-duanya beras utuh, tapi varietasnya beda: beras coklat kami dari Berlian, beras merah kami dari Desa Segobang. Angkanya juga beda, 64 dan 56.

Beras coklat perlu direndam dulu?

Membantu, nggak wajib, sama seperti beras merah. Kalau berasnya sudah lama kebuka, perendaman 30 menit paling kerasa hasilnya. Kalau merendam, kurangi sedikit air masaknya. Penjelasannya ada di artikel perlu nggak beras merah direndam.

Beras coklat di luar Banyuwangi itu varietas apa?

Beda-beda, tergantung produsennya, dan itu bukan hal yang bisa kami jawab dari sini. Yang bisa kami pastikan cuma punya kami: varietas Berlian, ditanam di Banyuwangi.

Sumber angka di artikel ini