MPASI
Resep Bubur Beras Merah untuk MPASI 6 Bulan

Isi artikel
Panci kecil, dua sendok makan beras merah, dan satu pertanyaan yang nggak dijawab resep mana pun: ini sudah cukup halus atau belum?
MPASI umumnya dimulai di sekitar usia enam bulan, dan tekstur paling halus adalah tempat kebanyakan orang tua mulai. Di bawah ini satu resep untuk tekstur itu, dengan takaran yang pasti dan tiga cara masak.
Rentang tekstur selengkapnya, dari yang paling halus sampai nasi lembek, ada di panduan beras merah untuk MPASI. Halaman ini mengambil satu tekstur saja dan menyelesaikannya sampai habis.
Singkatnya
- Takarannya 1 bagian beras merah : 10 bagian air, yaitu 2 sendok makan beras dengan 300 ml air.
- Rendam berasnya 30 menit dulu. Untuk bubur, perendaman ngebantu paling banyak, karena buburnya jadi lebih rata dan waktu masaknya lebih pendek.
- Masak 35 sampai 45 menit dengan api kecil sambil sesekali diaduk, sampai butirnya pecah semua.
- Cek kekentalannya setelah agak dingin, bukan waktu masih panas. Bubur beras merah mengental lagi sambil dingin.
- Soal kapan mulai, urutan bahan, dan porsi sekali makan, ikuti anjuran dokter atau bidan kamu.
Bahan dan alatnya
Bahan:
- 2 sendok makan beras merah, sekitar 20 gram
- 300 ml air matang, ditambah air panas cadangan buat mengencerkan
Perbandingan 1 : 10 itu yang bikin buburnya jatuh dalam aliran yang nyambung dan gampang lewat saringan. Jadinya sekitar 150 sampai 180 ml bubur, tergantung seberapa banyak air yang menguap waktu dimasak.
Alat:
- Panci kecil berdasar tebal, atau slow cooker, atau rice cooker
- Saringan kawat rapat
- Sendok makan biasa buat menekan buburnya lewat saringan
Blender nggak wajib. Saringan kawat plus punggung sendok ngasih hasil yang sama halusnya untuk jumlah sekecil ini, dan lebih gampang dicuci.
Cara masaknya
Dengan panci
- Bilas berasnya dua kali dengan tangan terbuka, tanpa dikucek keras. Aduk pelan, buang airnya, ganti air, ulangi sekali lagi.
- Rendam berasnya dalam air bersih selama 30 menit, lalu buang air rendamannya.
- Masukkan beras yang sudah ditiriskan dan 300 ml air matang ke dalam panci.
- Nyalakan api kecil dan masak 35 sampai 45 menit, sambil diaduk tiap lima menit supaya dasarnya nggak menempel.
- Berhenti waktu butir berasnya sudah pecah semua dan campurannya kelihatan menyatu, bukan lagi butiran yang mengambang di air.
- Tekan buburnya lewat saringan kawat pakai punggung sendok, sedikit demi sedikit. Ampas yang tertinggal di saringan dibuang.
Kalau airnya keburu habis tapi butirnya masih terasa utuh, tambahkan air panas sedikit demi sedikit dan lanjutkan memasaknya. Pakai air panas, bukan air dingin, supaya proses masaknya nggak berhenti di tengah.
Dengan slow cooker
Takarannya sama. Masak dengan setelan rendah selama 3 sampai 4 jam, atau setelan tinggi selama 1,5 sampai 2 jam.
Kelebihannya: nggak perlu diaduk dan hampir nggak mungkin gosong di dasarnya. Kekurangannya: airnya menguap lebih sedikit, jadi hasilnya cenderung lebih encer dan sering perlu dimasak terbuka beberapa menit di akhir.
Dengan rice cooker
Pakai takaran yang sama, lalu jalankan siklus masak biasa dan biarkan pindah ke mode hangat selama 20 menit sebelum tutupnya dibuka.
Yang perlu diperhatikan: sebagian rice cooker mendidih terlalu kuat untuk jumlah sekecil ini dan buburnya meluap. Kalau itu terjadi di percobaan pertama, naikkan jumlah berasnya jadi 3 sendok makan dengan 450 ml air, lalu sisanya disimpan.
Cara ngecek kekentalannya
Angka perbandingan tadi titik mulai. Yang menentukan tetap apa yang kamu lihat di sendok.
Ambil satu sendok, lalu miringkan. Buburnya harus jatuh dalam satu aliran yang nyambung. Kalau menetes putus-putus, buburnya kekentalan, tambahkan air panas satu sendok makan sekali tambah. Kalau meluncur cepat seperti air, buburnya terlalu encer, masak lagi beberapa menit tanpa tutup.
Ceknya setelah buburnya agak dingin. Bubur beras merah mengental lagi sambil turun suhunya, jadi yang kelihatan pas waktu masih di panci sering jadi kekentalan waktu sudah di mangkuk.
Kalau mau ditambah bahan lain
Cara yang paling gampang dikendalikan teksturnya: masak buburnya polos dulu, lalu campur bahan lain yang sudah dihaluskan terpisah.
Sayur dikukus sampai empuk lalu dihaluskan sendiri. Protein dimasak sampai matang lalu dihaluskan sendiri. Baru keduanya diaduk ke bubur yang sudah jadi, sedikit demi sedikit sampai kekentalannya balik seperti tadi.
Kalau semua dimasak barengan dari awal, waktu masak tiap bahan beda-beda, dan yang paling sering terjadi adalah berasnya sudah hancur sementara bahan lain masih keras. Soal bahan apa dan urutannya, itu yang ditanyakan ke dokter atau bidan kamu.
Simpan dan panaskan ulang
Bubur yang sudah dingin bisa dibagi ke wadah kecil bertutup. Panaskan ulang dengan cara ditim atau dipanaskan pelan di panci, sambil ditambah sedikit air panas, karena buburnya pasti mengental selama disimpan.
Panaskan hanya sebanyak yang mau dipakai. Bubur yang bolak-balik dipanaskan teksturnya rusak dan jadi berair.
Yang sering bikin gagal
Buburnya berair setelah didiamkan. Biasanya karena masaknya berhenti sebelum butirnya benar-benar pecah. Air dan beras masih terpisah, jadi begitu didiamkan keduanya memisah lagi. Perbaikannya waktu masak, bukan takaran airnya.
Buburnya menggumpal waktu diaduk. Berasnya nggak direndam, jadi bagian luarnya matang duluan sementara tengahnya masih keras. Kenapa perendaman ngebantu dibahas di artikel soal perendaman.
Aromanya agak langu. Paling sering karena berasnya sudah lama kebuka. Lapisan luar beras merah mengandung minyak alami yang aromanya menguat seiring waktu simpan. Beras Merah Organik Sirtanio dikemas vakum satuan satu kilogram, dan kemasan kecil yang tertutup rapat memang lebih masuk akal buat keperluan seperti ini.
Dasar pancinya gosong. Api terlalu besar atau jarang diaduk. Panci berdasar tebal dan api paling kecil menyelesaikan keduanya sekaligus.
Pertanyaan yang sering muncul
Perlu pakai beras merah organik? Yang menentukan tekstur bukan status organiknya, tapi seberapa utuh lapisan luar berasnya dan seberapa baru berasnya. Soal residu kimia, itu pertimbangan terpisah yang keputusannya ada di kamu.
Bisa dimasak sekaligus untuk beberapa hari? Bisa, dan takarannya tinggal dikalikan. Bagi ke wadah kecil setelah dingin supaya yang dipanaskan cuma sebanyak yang kepakai.
Airnya boleh diganti kaldu? Boleh, dan takarannya sama persis. Yang berubah cuma rasanya, teksturnya tetap.
Kenapa buburnya berwarna keunguan? Warna itu datang dari lapisan luar beras merah dan ikut larut waktu dimasak lama. Wajar, dan bukan tanda berasnya bermasalah.
- bubur beras merah mpasi
- resep mpasi beras merah
- bubur saring
- beras organik