Cara masak
Kenapa Berasmu Disemutin, dan Apa Artinya

Isi artikel
Beras kering itu bukan makanan semut. Nggak manis, nggak berminyak, dan nggak ada airnya. Jadi kalau wadah berasmu disemutin, semutnya hampir pasti datang buat sesuatu yang lain, dan berasnya cuma kebetulan ada di jalurnya.
Itu kabar baik, karena artinya yang perlu diperbaiki bukan berasnya.
Singkatnya
- Semut datang buat yang manis, berminyak, atau basah. Beras kering bukan ketiganya.
- Penyebab paling sering: wadah bekas gula atau kue, beras yang lembap, atau wadah yang ditaruh di jalur semut yang sudah ada.
- Wadah kedap udara di tempat kering menyelesaikan hampir semuanya.
- Beras yang sudah disemutin masih bisa dipakai setelah diayak dan dicuci.
- Kalau semutnya datang terus ke wadah yang sama, yang perlu dicek lembapnya.
Yang sebenarnya dicari semut
Semut mencari makanan yang manis, berminyak, atau berprotein, dan mereka juga mencari air. Beras mentah yang kering nggak masuk daftar itu. Kalau ada semut di wadah beras, tiga kemungkinan ini yang paling sering:
Wadahnya bekas sesuatu yang manis. Toples bekas gula, kue kering, atau sirup yang dicuci nggak sampai bersih masih menyisakan jejak manis di dinding dan di ulir tutupnya. Semut datang buat jejak itu, dan berasnya ada di dalam.
Berasnya lembap. Beras yang disimpan di tempat lembap, atau yang sempat kena embun waktu dikeluarkan dari kulkas, mulai basah di permukaannya. Beras yang lembap adalah beras yang mulai berubah, dan itu yang menarik semut, bukan berasnya waktu masih kering.
Wadahnya ada di jalur semut. Semut berjalan di jalur yang sudah dipakai kawanannya, biasanya sepanjang dinding, di belakang kompor, atau di dekat tempat cuci piring. Wadah beras yang kebetulan ditaruh di jalur itu bakal dilewati, dan kalau tutupnya nggak rapat, dimasuki.
Cara bikin wadah berasnya nggak menarik lagi
- Habiskan atau pindahkan berasnya, lalu cuci wadahnya dengan air panas sampai ke ulir tutupnya, dan keringkan betul.
- Pindahkan ke wadah kedap udara, toples kaca bertutup ulir atau wadah plastik bertutup karet. Karung yang dilipat ujungnya nggak masuk hitungan.
- Taruh di tempat kering dan sejuk, jauh dari tempat cuci piring, jauh dari dinding yang jadi jalur semut, dan jangan di bawah bak cuci.
- Bersihkan jalurnya. Lap tempat semutnya berjalan pakai air sabun, karena semut mengikuti jejak yang ditinggalkan kawanannya, dan jejak itu hilang kalau dilap.
- Jangan taruh yang manis di rak yang sama. Gula, madu, dan kue kering simpan terpisah, dalam wadah tertutup.
Cara yang dipakai turun-temurun juga jalan: taruh kaki rak atau wadahnya di piring kecil berisi air, supaya semut nggak bisa naik. Sederhana, dan berhasil selama airnya nggak kering.
Kalau berasnya sudah telanjur disemutin
Masih bisa dipakai. Ayak berasnya buat memisahkan semut yang ada di antara butir berasnya, lalu cuci seperti biasa. Semut yang tersisa mengambang waktu beras direndam air, sama seperti butir beras yang kosong, dan ikut terbuang bareng air bilasan pertama. Caranya ada di artikel cara mencuci beras.
Yang perlu diperhatikan bukan semutnya, tapi kenapa semutnya datang. Kalau sebabnya beras yang lembap, cek juga apakah ada bau apek atau butir beras yang menggumpal, karena beras lembap yang dibiarkan bakal berjamur. Kalau sebabnya wadah atau jalur, berasnya sendiri baik-baik saja.
Semut, kutu, dan bedanya
Semut datang dari luar wadah, buat sesuatu di sekitar atau di dalamnya. Kutu beras justru sebaliknya: telurnya sudah ada di dalam butir berasnya sejak sebelum sampai ke dapur kamu, dan yang kamu lihat merayap itu yang menetas dari dalam. Dua masalah yang beda, dengan satu jawaban yang sama: wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Soal kutu, dan kenapa beras organik perlu wadah yang lebih rapat, ada di artikel cara menyimpan beras supaya nggak kutuan.
Kelima jenis beras kami dikemas vakum satu kilogram, jadi sebelum dibuka nggak ada yang bisa masuk, dan setelah dibuka, wadah kedap udara yang mengambil alih. Semua jenisnya ada di halaman produk.
Pertanyaan yang sering muncul
Beras yang disemutin masih aman dimakan?
Setelah diayak dan dicuci, iya, sama seperti beras yang kena kutu. Yang menentukan bukan semutnya, tapi keadaan berasnya: kalau kering dan nggak berbau, pakai seperti biasa.
Kenapa semutnya balik lagi walaupun wadahnya sudah diganti?
Biasanya karena jalurnya belum dibersihkan, atau ada yang manis di rak yang sama. Semut mengikuti jejak kawanannya, jadi lap jalurnya pakai air sabun dan pindahkan gula ke wadah tertutup.
Daun salam atau cengkih di wadah beras nolong?
Aromanya bikin semut cenderung menjauh, jadi boleh dipakai sebagai tambahan. Yang nggak boleh dilewatkan tetap wadah yang rapat dan tempat yang kering.
- kenapa beras disemutin
- semut di beras
- cara menyimpan beras
- beras organik