Sebagai masyarakat Indonesia, beras putih merupakan hal yang sangat umum dan tidak asing lagi bagi kita. Meskipun terdapat banyak jenis beras lainnya, beras putih tetap yang paling popular diantara sekian banyak jenis beras, hal ini tidak lain karena beras putih yang telah menjadi makanan pokok sejak lama mudah didapat dan harganya terjangkau. Selain itu beras putih juga mengandung banyak nutrisi dan merupakan sumber karbohidrat yang baik. Beras putih juga bermanfaat bagi kecantikan kulit dan kesehatan tubuh.

Kandungan gizi beras putih

Paparan gizi yang terdapat pada beras putih bisa berbeda sesuai dengan produsen beras tersebut, berikut ini adalah kandungan gizi pada setiap 50 gram beras putih yang diproduksi oleh Sirtanio.id.

Dalam 50 gram beras putih yang diproduksi oleh Sirtanio.id mengandung karbohidrat total sebanyak 37 gram. Beras putih hampir seluruhnya terdiri dari karbohidrat dalam bentuk pati atau rantai panjang glukosa yang dikenal sebagai amilosa dan amilopektin. Selain itu juga mengandung 5 gram protein. Protein berfungsi sebagai sumber energi yang dapat membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta dapat membentuk antibodi, enzim, dan hormone. Kemudian terdapat kandungan lemak total sebanyak 1 gram. Lemak juga berfungsi sebagai sumber energi dan membangun sel tubuh sekaligus hormon. Selain itu juga terdapat kandungan nutrisi lain seperti,  vitamin B1, B2, B3, B6, protein, zat besi, fosfor, selenium, mangan, dan magnesium. Berdasarkan banyaknya kandungan nutrisi yang terdapat pada beras putih, maka dapat diketahui bahwa manfaat beras putih antara lain :

  1.     Sebagai sumber energi

Melimpahnya kandungan karbohidrat pada beras putih menjadi alasan mengapa beras ini bagus sebagai sumber energi yang efektif untuk dikonsumsi. Selain karbohidrat juga terdapat lemak, serat, vitamin, dan mineral yang dapat meningkatkan energi pada tubuh.

  1.     Menjaga tekanan darah

Sodium rendah merupakan kandungan yang baik untuk penderita hipertensi. Kandungan ini terdapat dalam beras putih. Sodium dapat menyebabkan pembuluh darah dan arteri menyempit, meningkatkan tekanan dan ketegangan pada sistem kardiovaskular saat tekanan darah meningkat. Selain itu, sodium juga berpengaruh pada kondisi seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

  1.     Mencegah penyakit kanker

Kanker adalah penyakit yang cukup mematikan, penyakit ini dapat terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali sehingga dapat merusak jaringan tubuh. Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa serat adalah salah satu kandungan yang bermanfaat untuk melindungi diri dari kanker. Serat bermanfaat untuk bertahan melawan kanker kolorektal dan usus.

  1.     Kecantikan dan kesehatan kulit

Sejak jaman dahulu beras putih telah digunakan sebagai bahan untuk kecantikan kulit dan wajah di berbagai negara khususnya Asia. Masyarakat di India menggunakan air beras sebagai salep efektif untuk mendinginkan permukaan kulit yang meradang. Berbeda halnya pada negara Jepang. Masyarakat Jepang menggunakan beras untuk meremajakan kulit, dipercaya melakukan perawatan kulit menggunakan beras . Banyak produk kecantikan dari jepang yang menggunakan beras sebagai bahan utamanya. Salah satunya adalah bahan untuk membuat lulur. Penggunaan lulur pada kulit mampu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga mampu membuat kulit menjadi cerah , halus, dan berkilau.

  1.     Merangsang pertumbuhan tulang dan gigi

Vitamin dan kalsium yang terdapat dalam beras putih dapat merangsang pertumbuhan tulang dan gigi sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan ataupun orang dewasa. Kandungan kalsium pada beras putih dapat menjaga tulang dan gigi tetap sehat pada dan mampu mencegah osteoporosis di usia tua.

  1.     Mencegah penyakit syaraf dan otak

Penyakit yang menyerang syaraf dan otak kerapkali diderita oleh masyarakat lansia, namun tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini dapat menyerang orang dewasa hingga anak-anak. Penyakit yang berhubungan dengan syaraf dan otak adalah alzheimer, parkinson, epilepsi, demensia, dan lain sebagainya. Beras putih mengandung nutrisi tinggi yang mampu merangsang pertumbuhan dan aktivitas neurotransmitter, yang kemudian membantu mencegah penyakit yang menyerang syaraf dan otak seperti Alzheimer. Selain itu beras putih juga dapat merangsang enzim neuroprotektif di otak, yang mampu mampu menghambat efek radikal bebas dan racun berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan penyakit demensia dan Alzheimer.

  1.     Mencegah penyakit pencernaan

Beras putih mengandung serat yang rendah. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat membuat kinerja organ pencernaan menjadi lebih berat oleh karena itu penderita gangguan pencernaan seperti radang usus, mual, dan muntah disarankan untuk mengonsumsi makanan rendah serat.

Beras putih memang sangat bermanfaat bagi tubuh karena kandungan nutrisi yang melimpah di dalamnya. Namun kita harus tetap ingat untuk mengkonsumsi beras dalam jumlah yang tidak berlebihan agar nutrisi yang kita dapat maksimal. Semoga artikel ini bermanfaat.